Tugas PSI

 Nama  : Kana Faizatun Nisa

Nim       : 204104010049

A. PENGERTIAN TASAWUF

      Ilmu tasawuf istilah adalah ilmu yang mempelajari usaha membersihkan diri, berjuang memerangi hawa nafsu, mencari jalan kesucian dengan ma’rifat menuju keabadian, saling mengingatkan antara manusia, serta berpegang teguh pada janji Allah dan mengikuti syari’at Rasulullah dalam mendekatkan diri dan mencapai keridhaan-Nya.

         Tasawuf merupakan sebuah ilmu tentang pengetahuan secara langsung mengenai tuhan. Ajaran dan metodenya bersumber dari al-qur’an, hadits, ilham orang-orang shaleh, dan kasyif(terbukanya hati)orang-orang arif. Oleh karena itu, tasawuf bisa secara umum adalah ilmu tentang pengetahuan mendekatkan diri dan mencapai keridhaan tuhan.

B. KEMUNCULAN TASAWUF DALAM ISLAM

     Ada berbagai kemungkinan penyebab yang mendorong kemunculan tasawuf, baik kemunculannya sebagai reaksi terhadap keberagamaan yang lebih berat pada segi lahiriah dalam kehidupan umat islam maupun sebagai reaksi terhadap rasionalisasi teologi islam yang berlebihan, atau sebagai protes terhadap demoralisasi para peguasa muslim yang menistakan.

      Timbulnya tasawuf dalam Islam bersamaan dengan munculnya agama Islam itu sendiri, yaitu semenjak Nabi Muhammad SAW diutus menjadi rosul bagi segenap umat manusia dan seluruh alam semesta. Fakta sejarah juga menunjukan bahwa pribadi Muhammad sebelum diangkat sebagai Rosul telah berulang kali melakukan tahannuts dan khalwat di goa Hiro, umtuk mengasingkan diri dari masyarakat kota Mekah yang sibuk dengan hawa nafsu keduniaan. 

      Kehidupan Nabi yang seperti itu dikenal sebagai hidup kerohanian yang bertujuan untuk medekatkan diri kepada Allah yang dikukan oleh orang sufi saat ini. Corak kehidupan kerohanian Nabi itulah yang dijadikan sebagai pedoman dalam hidup kerohanian sesudahnya sebagai materi dalam tasawuf. Tasawuf itu merupakan ajaran yang diikuti oleh orang sufi, di mana sufi itu dianggap penganut Islam yang memisahkan kehidupan dunia dengan akhirat. 

C. AJARAN-AJARAN TASAWUF

        Dalam pandangan kaum sufi manusia cenderung mengikuti hawa nafsu. Manusia dikendalikan oleh dorongan-dorongan nafsu pribadi, bukan manusia yang mengendalikan hawa nafsunya. Pandangan seperti itu menjurus kearah pertentangan manusia dengan sesamanya, sehingga ia lupa akan wujud dirinya sebagai hamba Allah yang harus berjalan diatas aturan-aturannya. Sebenarnya manusia tidak boleh mematikan sama sekali nafsunya, tetapi ia harus menguasainya agar nafsu itu tidak sampai membawa pada kesesatan. 


Tindakan manusia yang dikendalikan oleh hawa nafsu dalam mengejar kehidupan duniawi merupakan tabir penghalangantara manusia dan tuhan.ahli tasawuf membuat suatu sistem yang tersusun atas dasar didikan tiga tingkat, sebagai berikut :

A. Takhalli. 

B.Tahalli. 

C.Tajalli.

2. Tasawwuf Amali.

       Tasawuf amali merupakan lanjutan dari tasawuf akhlak. Karena seseorang tidak bisa dekat tuhan dengan amalan yang ia kerjakan sebelum ia membersihkan jiwanya sebagai syarat utama untuk kembali kepada tuhan.

D. TOKOH TOKOH SUFI DALAM AJARAN TASAWUF.

      terdapat 4 periode antara lain;

1. Abad pertama dan kedua hijriah

    A. Hasan Al-Basri

    B. Ibrahim bin Adam

    C. Sufyan al-Sauri

    D. Robiah Al- Adawiyah

2. Abad ketiga dan keempat hijriah

    A. Ma'ruf Al-Karkhi

    B. Abu al-Hasan surri Al-Saqti

    C. Abu sulaiman Al-Darani

    D. Haris Al-Muhasibi

    E. Zu Al-Nun Al-Misri

    F. Abu Yazid Al-Bustami

    G. Junaid Al-Bagdadi

    H. Al-Hallaj

     I. Abu bakar Al-Syibli

3. Abad kelima hiriah

    A. Al-Qusyairi  

    B. Al-Harawi

    C. Al-Ghazali

4. Abad keenam hijriah dan seterusnya

    A. Al-Suhrawardi Al-Maqtul

    B. Muhyiddin ibn 'Arabi

    C. 'Abd Al-Karim Al-Jili

    D. Ibn Al-Farid

    E. Jalaludin Al-Rumi

Komentar