Tugas studi Islam Kana faizatun nisa
Nama : Kana Faizatun Nisa
Nim : 204104010049
APA ALQUR'AN ITU?
A.Pengertian al-quran
Al-Qur’an adalah kitab suci bagi umat islam. Selain kitab suci, Al-Qur’an juga merupakan sumber hukum utama dalam ajaran agama islam. Al-Qur’an berisi tentang aturan-aturan kehiduan manusia di dunia yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW lewat perantaraan malaikat jibril.
B.Otentisitas Al-quran
Al-Qur’an Al-Karim memperkenalkan dirinya dengan berbagai ciri dan sifat. Salah satu di antaranya adalah bahwa ia merupakan kitab yang keotentikannya dijamin oleh Allah, dan ia adalah kitab yang selalu dipelihara. Inna nahnu nazzalna al-dzikra wa inna lahu lahafizhun (Sesungguhnya Kami yang menurunkan Al-Qu’ran dan Kamilah Pemelihara-pemelihara-Nya).Demikianlah Allah menjamin keotentikan Al-Qur’an, jaminan yang diberikan atas dasar Kemahakuasaan dan Kemahatahuan-Nya, serta berkat upaya-upaya yang dilakukan oleh makhluk-makhluk-Nya, terutama oleh manusia. Dengan jaminan ayat di atas, setiap Muslim percaya bahwa apa yang dibaca dan didengarnya sebagai Al-Qur’an tidak berbeda sedikit pun dengan apa yang pernah dibaca oleh Rasulullah SAW., dan yang didengar serta dibaca oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW.
C.Isi kandungan al-quran
Al-Qur’an adalah kitab suci agama islam untuk seluruh umat muslim di seluruh dunia dari awal diturunkan hingga waktu penghabisan spesies manusia di dunia baik di bumi maupun di luar angkasa akibat kiamat besar.Di dalam surat-surat dan ayat-ayat alquran terkandung kandungan yang secara garis besar dapat kita bagi menjadi beberapa hal pokok atau hal utama beserta pengertian atau arti definisi dari masing-masing kandungan inti sarinya, yaitu sebagaimana berikut ini :
1.Aqidah
2.Ibadah
3.Akhlak
4.Hukum hukum
5.peringatan.
6.sejarah
7.dorongan untuk berfikir
D.Fungsi dan peranan al-quran.
Ada beberapa fungsi dan peranan alquran diantaranya;
1.Mujizat bagi Rasulullah Muhammad saw.
2.Pedoman hidup bagi setiap Muslim.
3.Korektor dan penyempurna terhadap kitab-kitab Allah yang sebelumnya dan bernilai abadi.
Ketiga poin tersebut adalah peranan al-quran danmasih banyak lagi yang saya belum sebutkan.
Pengertian tafsir dan Fungsinya.
1. Pengertian tafsir.
tafsir adalah menyingkap makna yang dikehendaki dari lafadz yang musykil. Dan juga dapat dipahami bahwa tafsir secara etimologis dapat dipakai untuk menyingkap sesuatu yang bersifat indrawi dan dapat pula digunakan untuk menyingkap sesuatu yang bersifat maknawi (makna rasional dari suatu teks). Namun demikian pemakaian tafsir untuk yang kedua lebih banyak dari pada pemakaiannya untuk yang pertama. Adapun kata tafsir dengan makna keterangan dan penjelasan terdapat dalam salah satu ayat al-Qur’an yakni (QS. Al-Furqan [25] : 33)
2. Fungsi tafsir
Fungsi tafsir al-quran dalam kehidupan yaitu memudahkan seseorang dalam memahami arti ayat per ayat agar menghindari hal-hal yang menyimpang dari ajaran, mengajarkan seseorang bagaimana mencintai al-quran dan isinya, menjadikan tafsir itu menjadi ilmu bermanfaat kedepannya, rasa ingin tahu dalam mengartikan dan memahami ayat al-quran dan mengaplikasikan ilmu tafsir ke dalam masyarakat.
Metodelogi penafsiran al-quran.
Metode tafsir merupakan bagian dari pembahasan terkait dengan tekhnik penafsiran al Qur’an. termassuk metode dalam kamus besar bahasa Indonesia berarti cara atau tekhnik, jika dihubungkan dengan kajian tafsir, maka makna etimologis metode tafsir adalah cara menafsirkan. Metode tafsir secara termenologis menurut Nasruddin Baidan merupakan ilmu yang membahas tentanng bagaimana cara menafsirkan al Qur’an dengan menggunakan bentuk-bentuk tertentu. Dalam hal ini juga perlu dibedakan antara metode dan metodologi tafsir, sebab metodologi cakupannya lebih luas terkait dengan pembahasan mengenai proses penafsiran melalui segala ilmu pengetahuan.Signifikansi metode tafsir dalam kazanah ilmu tafsir digunakan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan efesiensi. Keduanyamerupakan gambaran umum dari beberapa metode penafsiran yang berkembang saat ini.
Model model penelitian dan tafsir al-quran.
1. Tafsir bir Riwayah
2. Tafsir bir Ra’yi
3. Tafsir bil Isyari
Komentar
Posting Komentar